Sebuah langkah pengawasan nyata dilakukan Polres Ngawi dengan mengirim Piket Pamenwas, Kompol Didik Supriyanto, S.H, untuk mengecek langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketanggi Ngawi atau Polres Ngawi III, pada Rabu (13/5/26). Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk monitoring ketat guna memastikan situasi keamanan dan operasional di lingkungan SPPG berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama ingin memastikan bahwa setiap proses memasak hingga distribusi makanan bebas dari potensi kecelakaan. Hasilnya, seluruh tim SPPG diingatkan kembali tentang pentingnya kewaspadaan.
Pamenwas yang turun langsung itu juga menyoroti pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas di dapur MBG. Tanpa SOP yang ditaati, mustahil tercipta sistem kerja yang profesional dan maksimal, apalagi untuk skala pelayanan ribuan penerima manfaat. Kabagren Polres Ngawi, Kompol Didik Supriyanto, menegaskan bahwa seluruh petugas SPPG harus selalu mengedepankan kedisiplinan kerja dan keselamatan. Beliau juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan yang terbaik.
Dalam arahannya, Kompol Didik Supriyanto secara gamblang menyampaikan bahwa seluruh petugas harus melaksanakan tugas sesuai SOP yang berlaku dan mengutamakan prinsip zero accident. Prinsip ini berarti tidak boleh ada satupun kecelakaan, baik yang menimpa petugas maupun yang berdampak pada keamanan makanan. Beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kompetensi melalui sertifikasi sangat diperlukan, serta setiap pihak harus mendukung penguatan ekosistem SPPG agar semakin profesional dan berkualitas. Pesan ini menjadi cambuk bagi seluruh personel SPPG.
Untuk diketahui, Polres Ngawi telah membangun tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiga SPPG tersebut berlokasi di Desa Ketanggi, Kecamatan Ngawi; Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman; serta Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati. Dari keseluruhan SPPG Polres Ngawi tersebut, sekitar 7.500 penerima manfaat program MBG dapat tercover dengan layanan makanan bergizi setiap harinya. Pengecekan di SPPG Ketanggi menjadi awal dari pengawasan berkelanjutan ke dua SPPG lainnya.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar