Ketahanan Pangan Dimulai dari Kandang: Bhabinkamtibmas Warujayeng Periksa Sapi Warga hingga ke Detail - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Minggu, 24 Mei 2026

Ketahanan Pangan Dimulai dari Kandang: Bhabinkamtibmas Warujayeng Periksa Sapi Warga hingga ke Detail


Slogan ketahanan pangan sering terdengar megah di Jakarta. Namun di Kelurahan Warujayeng, Nganjuk, maknanya diwujudkan dengan langkah konkret: seorang Bhabinkamtibmas bernama AIPDA Andhika Candra, L., turun ke kandang-kandang sapi warga. Pada Senin (25/5/2026), ia memantau tiga aspek krusial yang selama ini menjadi kendala utama peternak kecil: pakan yang kadang tidak cukup, kesehatan hewan yang sulit dipantau, serta keamanan kandang yang rentan pencurian. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut langkah ini sebagai bentuk pendampingan total agar usaha peternakan rakyat dapat berjalan sehat, aman, dan berkelanjutan. Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran vital dalam menyediakan protein hewani sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.

Mengapa polisi yang turun tangan? Karena selama ini, peternak kecil sering terjebak dalam isolasi informasi. Mereka tidak tahu kapan harus vaksinasi, bagaimana mendeteksi penyakit dini, atau bagaimana mengamankan kandang dari hewan buas dan pencuri. AKBP Suria menjelaskan, "Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat untuk memastikan peternakan warga tetap terjaga, baik dari sisi kesehatan hewan, kecukupan pakan, maupun faktor keamanan." Dengan kedekatan Bhabinkamtibmas dengan warga, informasi tentang kesehatan hewan dan keamanan kandang dapat disampaikan secara lebih cepat dan efektif, tanpa birokrasi yang berbelit.

Dalam pemantauannya, AIPDA Andhika tidak sekadar melihat dari kejauhan. Ia masuk ke kandang, memeriksa kondisi fisik sapi, mengecek kebersihan lantai dan tempat pakan, serta memastikan stok rumput dan konsentrat tersedia untuk beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan warga untuk segera melapor ke Dinas Peternakan atau puskeswan jika menemukan gejala seperti sapi batuk, lemas, atau diare. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan bahwa pendampingan semacam ini akan menjadi agenda rutin, bukan hanya program seremonial. "Kami akan terus mendorong anggota untuk aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujarnya tegas.

Kegiatan pemantauan ternak sapi ini diharapkan mampu menekan angka kematian ternak akibat penyakit yang terlambat ditangani. Selain itu, aspek keamanan kandang yang dipantau secara berkala juga akan mengurangi risiko pencurian hewan yang selama ini menjadi momok bagi peternak. "Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan keamanan ternak sehingga usaha peternakan yang dijalankan dapat memberikan hasil optimal bagi kebutuhan pangan maupun ekonomi keluarga," pungkas Kompol H. Ahmad Junaedi. Dengan langkah sederhana namun berdampak besar ini, Polres Nganjuk membuktikan bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari desa, dari kandang, dan dari kepedulian seorang Bhabinkamtibmas.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah

Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk k...

Post Bottom Ad