Masyarakat Kabupaten Nganjuk kini tidak perlu khawatir lagi menghadapi potensi gangguan keamanan saat malam takbir dan Hari Raya Iduladha, karena Polres Nganjuk telah menggelar apel gelar pasukan terbesar tahun ini. Pada Selasa (26/5/2026), lapangan apel Polres Nganjuk dipenuhi oleh personel gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan berbagai organisasi kemasyarakatan yang siap dikerahkan ke titik-titik rawan. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan dalam amanatnya menekankan bahwa setiap personel harus mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam setiap tindakan. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang bisa muncul di tengah euforia masyarakat merayakan hari raya.
Kapolres memerintahkan jajarannya untuk memfokuskan pengamanan pada sejumlah lokasi yang diprediksi menjadi pusat aktivitas warga, termasuk masjid-masjid besar, lapangan yang digunakan untuk sholat Iduladha, dan tempat pemotongan hewan kurban. Pasukan gabungan akan ditempatkan secara strategis di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk, dengan sistem patroli yang ditingkatkan intensitasnya terutama pada malam takbir hingga pagi hari pelaksanaan sholat Id. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan secara ketat di jalur protokol, kawasan rawan kepadatan, dan area yang menjadi akses utama menuju lokasi ibadah. Rekayasa arus akan diterapkan secara dinamis sesuai dengan kondisi kepadatan di lapangan.
Kepada masyarakat, Kapolres mengimbau untuk memusatkan kegiatan takbiran di masjid dan musala, bukan dengan konvoi keliling yang berisiko menyebabkan kecelakaan dan gangguan ketertiban. Larangan menyalakan petasan dan kembang api ditegaskan kembali karena setiap tahun selalu ada korban luka bakar, kebakaran rumah, atau bahkan kematian akibat kelalaian serupa. Penggunaan pengeras suara luar juga diminta dibatasi hingga pukul 24.00 WIB sebagai bentuk penghormatan terhadap hak istirahat warga yang tinggal di sekitar masjid atau musala. Warga juga diimbau untuk meningkatkan koordinasi keamanan lingkungan permukiman masing-masing, termasuk dengan melaporkan orang atau aktivitas yang mencurigakan.
Polres Nganjuk memastikan layanan call center 110 akan beroperasi penuh 24 jam selama periode malam takbir dan Iduladha, dan masyarakat tidak perlu ragu untuk menghubungi nomor tersebut jika membutuhkan bantuan kepolisian. Kapolres berharap dengan sinergi seluruh unsur pengamanan dan dukungan penuh dari masyarakat, situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif sehingga semua pihak dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Layanan darurat ini juga dapat dihubungi untuk melaporkan potensi bahaya seperti kebakaran, tindak kriminal, atau kecelakaan lalu lintas. Apel gelar pasukan ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Nganjuk siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya Iduladha yang damai, aman, dan penuh berkah bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk.(Avs)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar