Satlantas Nganjuk Bawa Rambu ke Sekolah, Siswa SMK PGRI 1 Diajak Kenali Tanda di Jalan - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Selasa, 07 April 2026

Satlantas Nganjuk Bawa Rambu ke Sekolah, Siswa SMK PGRI 1 Diajak Kenali Tanda di Jalan


Puluhan rambu lalu lintas mini menghiasi Aula SMK PGRI 1 Nganjuk pada Rabu (8/4/2026), bukan untuk pameran tetapi untuk media edukasi program "Polantas Menyapa" dari Satlantas Polres Nganjuk. Berkolaborasi dengan Binluh Satbinmas, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang etika tertib berlalu lintas, dimulai dari hal paling dasar sekaligus paling sering diabaikan, yaitu rambu-rambu di jalan. Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri, karena banyak pelajar yang tidak paham arti rambu-rambu meskipun sudah berkendara berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dengan metode belajar sambil bermain, Satlantas ingin memastikan bahwa para siswa tidak hanya hafal rambu tetapi juga mengerti konsekuensi jika mengabaikannya.

AKP Ivan Danara Oktavian menyampaikan bahwa melalui program Polantas Menyapa ini, pihaknya ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan yang benar-benar memahami aturan, bukan sekadar ikut-ikutan. IPTU Dwi Purnomo dari Kanit Kamsel Satlantas membawa puluhan rambu dalam bentuk kartu dan meminta siswa untuk menyebutkan artinya satu per satu. Awalnya banyak siswa yang salah menjawab, ada yang mengira rambu dilarang parkir sebagai rambu dilarang berhenti, dan sebaliknya. IPTU Dwi pun dengan sabar mengoreksi dan menjelaskan perbedaan yang sering membingungkan, sambil sesekali menyelipkan cerita lucu tentang pengemudi yang terkena tilang karena tidak paham rambu.

IPTU Dwi Purnomo menambahkan bahwa edukasi kepada pelajar menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin di jalan raya, karena memahami rambu adalah fondasi dari seluruh aturan lalu lintas. Setelah sesi pengenalan rambu, para siswa diajak untuk bermain simulasi di mana mereka harus mengambil keputusan berdasarkan rambu yang muncul di layar proyektor. Siapa pun yang salah menjawab harus menyanyikan lagu wajib nasional, membuat suasana menjadi riuh sekaligus penuh tawa namun tetap edukatif. Seorang siswa yang berhasil menjawab semua pertanyaan dengan benar mendapat hadiah helm standar dari Satlantas, membuat yang lain semakin bersemangat untuk belajar.

Satlantas Polres Nganjuk berharap melalui kegiatan ini, kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda semakin meningkat, dan para siswa SMK PGRI 1 Nganjuk tidak lagi bingung saat melihat rambu-rambu di jalan. Polres Nganjuk juga berencana untuk membuat aplikasi belajar rambu lalu lintas berbasis gim yang bisa diunduh oleh pelajar secara gratis. Masyarakat diimbau untuk ikut serta mengedukasi anak-anak mereka tentang rambu-rambu saat berkendara bersama. Pada akhirnya, polantas yang menyapa bukan hanya tentang menyapa secara fisik, tetapi juga menyapa kesadaran yang selama ini terpendam, membangkitkannya dengan pengetahuan yang benar tentang aturan di jalan raya.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Lagi Target Razia: Polresta Malang Jadikan Ojol Mitra Utama Hadapi Krisis

Siapa sangka, para pengemudi ojek online yang biasa melesat di jalanan kini menjadi benteng terdepan Polresta Malang Kota dalam menyikapi is...

Post Bottom Ad