Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Sabtu, 30 Mei 2026

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah


Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk kegiatan rutin, melainkan untuk akad nikah seorang tahanan bernama AA dengan kekasihnya SR. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri petugas KUA, keluarga, dan aparat yang melakukan pengamanan. AA mengenakan pakaian rapi meski tidak bebas melangkah. Wajahnya sumringah, sesekali menunduk haru saat membaca ijab kabul. Polresta Sidoarjo tidak hanya mengizinkan, tetapi juga memfasilitasi penuh pernikahan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia.

AKP Triarso, Kasat Tahti Polresta Sidoarjo, menegaskan bahwa tahanan tetap memiliki hak untuk menikah sesuai aturan yang berlaku. “Jadi kita kasih kesempatan,” ujarnya singkat. Menurutnya, Polresta Sidoarjo berkoordinasi intensif dengan KUA dan keluarga agar seluruh prosesi berjalan sesuai prosedur. Selain itu, pengamanan ketat diterapkan untuk memastikan tidak ada gangguan selama acara. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya garang dalam menegakkan hukum, tetapi juga lembut dalam melayani kebutuhan sosial warga binaan.

AA mengaku terharu dan bersyukur karena mimpinya untuk menikah tidak kandas meski sedang menjalani masa penahanan. “Terima kasih kepada Polresta Sidoarjo yang telah memfasilitasi dan memberikan izin sehingga akad nikah ini dapat berjalan lancar,” ucapnya usai akad. Ia pun berjanji akan menjalani proses hukum dengan baik sambil membina rumah tangga yang baru terbentuk. Dari balik jeruji, ia tetap bisa tersenyum karena kekasihnya resmi menjadi pendamping hidup. Pernikahan ini menjadi bukti bahwa cinta bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tempat yang paling terbatas sekalipun.

Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk terus memberikan hak-hak tahanan sesuai aturan yang berlaku, termasuk hak beribadah, berkomunikasi dengan keluarga, dan menikah. Kasus AA dan SR menjadi contoh bahwa pelayanan kepolisian tidak berhenti di proses hukum semata, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan. Dengan pengamanan dan pendampingan yang profesional, Polresta Sidoarjo membuktikan bahwa mereka siap mengayomi siapa pun, termasuk mereka yang sedang menjalani pidana. Sebuah pernikahan yang tidak terlupakan, lahir dari sel tahanan namun dirangkul oleh kemanusiaan.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah

Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk k...

Post Bottom Ad