Di Balik Peresmian Sekretariat Buruh, Ada Pesan Tegas Kapolri - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Jumat, 24 Juli 2026

Di Balik Peresmian Sekretariat Buruh, Ada Pesan Tegas Kapolri


Jakarta- Gedung Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia resmi berdiri di ibu kota, diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Jumat pekan ini. Langkah ini bukanlah seremoni kosong, melainkan pengakuan institusional bahwa buruh adalah kekuatan sosial yang patut mendapat ruang dan penghormatan. Dalam sambutannya, Sigit menyebut momen ini sebagai penyatuan perjuangan berbagai konfederasi yang selama ini bergerak sendiri-sendiri, kini berhimpun dalam satu komando yang solid.


Kapolri dengan terus terang menyoroti tantangan global yang kian kompleks, mulai dari eskalasi geopolitik hingga tekanan ekonomi yang mengancam lapangan kerja. Ia menekankan bahwa soliditas buruh sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan nasional, namun di saat yang sama, serikat pekerja juga harus paham bahwa investasi adalah sumber hidup bagi pembukaan lowongan baru. Program hilirisasi dan swasembada pangan yang digalakkan pemerintah membutuhkan dukungan semua elemen, termasuk buruh, agar tidak mandek di tengah jalan.


Yang menarik, Sigit tidak hanya berbicara retorika, melainkan membeberkan fakta nyata tentang peran Polri dalam melindungi hak-hak pekerja. Desk Ketenagakerjaan yang dibentuk di bawah naungan Polri telah menjadi ruang mediasi yang efektif, terbukti dari 291 perkara yang ditangani dan ribuan pekerja yang berhasil difasilitasi menjadi karyawan tetap. Ia bahkan menyinggung kasus PT Amos yang berujung pada pembayaran kompensasi Rp12,7 miliar, sebagai contoh nyata bahwa pendampingan hukum dan negosiasi bisa membawa hasil yang adil bagi buruh.


Kapolri juga menyampaikan komitmen pribadinya untuk terus berada di garda terdepan memperjuangkan hak-hak buruh, termasuk perlindungan bagi pekerja ojek online yang kini menjadi penyangga ekonomi urban. Ia meminta Desk Ketenagakerjaan untuk bergerak lebih responsif, tidak sekadar menunggu laporan, tetapi proaktif menjemput persoalan di lapangan. Yang paling ditekankan adalah keberlanjutan program ini, bahwa desk tersebut harus tetap berjalan dan bermanfaat tanpa peduli siapapun yang menjadi Kapolri di masa depan.


Di penghujung acara, Sigit kembali mengingatkan bahwa perjuangan buruh harus sejalan dengan kepentingan bangsa yang lebih luas. Ia tidak ingin perayaan persatuan ini berubah menjadi pemicu konflik horizontal yang merugikan semua pihak. Harapannya, sekretariat bersama ini bisa menjadi jembatan dialog, bukan panggung adu argumen, agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan dengan tenaga kerja yang sejahtera dan iklim usaha yang sehat.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Polsek Pace Dukung Petani di Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Banaran Pantau Irigasi

Nganjuk- Senin (27/7) pagi, Aiptu Sunarto, Bhabinkamtibmas Desa Banaran, melaksanakan pemantauan lahan jagung dan saluran irigasi milik warg...

Post Bottom Ad