Polri Kian Digital, Survei Kompas Catat Kemudahan Layanan dan Skor 8,37 dari Publik - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Jumat, 26 Juni 2026

Polri Kian Digital, Survei Kompas Catat Kemudahan Layanan dan Skor 8,37 dari Publik


Jakarta- Transformasi digital yang gencar dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir mulai menuai hasil positif, sebagaimana tercermin dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dipublikasikan Litbang Kompas, di mana rata-rata penilaian profesionalitas pelayanan Polri meningkat menjadi 8,37. Masyarakat memberikan apresiasi tinggi terhadap kemudahan mengakses berbagai layanan kepolisian, mulai dari pembuatan SIM melalui aplikasi SINAR, SKCK Online, pelaporan polisi dan surat kehilangan secara elektronik, hingga pembayaran digital yang menghilangkan antrean panjang dan birokrasi yang berbelit-belit. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di era serba digital ini.


Jakarta- Inovasi digital Polri tidak hanya terbatas pada layanan administrasi, tetapi juga mencakup optimalisasi Electronic Traffic Enforcement (ETLE) yang menciptakan efek jera sekaligus meningkatkan transparansi penegakan hukum lalu lintas. Polri juga mengintegrasikan SPKT Presisi dengan Call Center 110 dan fungsi Samapta, menciptakan sistem pelayanan yang lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan lebih responsif terhadap setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Survei Litbang Kompas mencatat tingkat pengenalan masyarakat terhadap layanan Polisi 110 terus meningkat, dan responden yang telah menggunakan layanan tersebut menilai Call Center 110 mudah dihubungi serta memberikan pelayanan yang memuaskan, sebuah indikasi bahwa transformasi digital mulai menyentuh aspek-aspek penting dalam pelayanan kepolisian.


Jakarta- Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa digitalisasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memastikan Polri semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berubah seiring perkembangan zaman. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk analisis data dan prediksi potensi gangguan kamtibmas, serta penguatan sistem pengaduan online yang memungkinkan masyarakat melapor kapan saja dan di mana saja. Dengan pendekatan yang berpusat pada pengguna, Polri berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap inovasi digital yang diluncurkan benar-benar memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian hukum bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian.


Jakarta- Survei yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi dengan metode wawancara tatap muka ini menjadi bukti bahwa langkah Polri dalam mentransformasi layanan melalui digitalisasi mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh publik. Masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam di kantor polisi untuk mengurus dokumen atau melaporkan kejadian, karena sebagian besar layanan kini dapat diakses dari genggaman tangan melalui smartphone. Ke depan, Polri bertekad untuk terus memperkuat infrastruktur digital, memperluas jangkauan layanan, dan meningkatkan literasi digital masyarakat agar setiap inovasi yang diluncurkan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil sekalipun.(Avs) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cegah Judi Online, Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa di Tangerang

Tangerang- Maraknya judi online dan pinjaman online ilegal di kalangan generasi muda mendorong Polri menggelar program Polri Goes to Campus ...

Post Bottom Ad