Dari Beijing ke Jakarta, Langkah Terakhir Buronan Scam yang Terhenti di Polda Metro - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Jumat, 26 Juni 2026

Dari Beijing ke Jakarta, Langkah Terakhir Buronan Scam yang Terhenti di Polda Metro


Brigjen Pol. Trunoyudo dengan tegas menyatakan bahwa penangkapan Zheng Rongjing adalah cerminan kedaulatan Indonesia dalam menegakkan hukum di tengah arus globalisasi. Ia menyebut bahwa Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan perlindungan terhadap seluruh rakyat, dan Polri hadir sebagai garda terdepan dalam menjalankan tugas itu. Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Bareskrim, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penanganan kejahatan lintas negara tidak berjalan tumpang tindih. Baginya, ini adalah langkah kecil dari misi besar menjaga martabat bangsa di mata dunia.


Sementara itu, di ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya, Zheng Rongjing duduk di hadapan penyidik yang mencoba menguak alasan sebenarnya kehadirannya di Indonesia. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko mengungkapkan bahwa buronan yang masuk daftar paling dicari Interpol Beijing ini diduga memiliki koneksi dengan sindikat online scam yang beroperasi dari Kamboja. Ia menambahkan bahwa informasi awal menunjukkan adanya kemungkinan pihak-pihak di dalam negeri yang telah menyiapkan infrastruktur untuk menunjang aktivitas ilegal tersebut. Karena itu, pendalaman tak hanya berhenti pada status buronan, tetapi juga melacak jejaring lokal yang mungkin terlibat.


Malam penangkapan di Bandara Soekarno-Hatta menjadi momen krusial ketika tim gabungan dari NCB Interpol Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bergerak serentak. Zheng yang baru turun dari pesawat AirAsia QZ-475 langsung disambut oleh petugas yang telah menunggu sejak beberapa jam sebelumnya. Brigjen Pol. Untung menjelaskan bahwa koordinasi yang matang membuat operasi berlangsung tanpa hambatan, meskipun subjek buronan termasuk kategori berisiko tinggi. Ia menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan adalah kunci dalam misi semacam ini, karena sekali buronan lolos, ia bisa menghilang lagi ke negara ketiga.


Dengan tertangkapnya Zheng Rongjing, Polri menunjukkan bahwa komitmen memberantas kejahatan transnasional tak sekadar slogan. Brigjen Pol. Untung menyebut bahwa ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama lintas negara, khususnya dengan NCB Interpol Beijing, dapat berbuah hasil konkret di lapangan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa satu penangkapan tidak cukup untuk menghentikan seluruh jaringan; masih ada banyak mata rantai yang harus diputus. Karena itu, ia berharap masyarakat turut waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, karena kejahatan digital kerap bersembunyi di balik keseharian yang tampak biasa. (Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cegah Judi Online, Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa di Tangerang

Tangerang- Maraknya judi online dan pinjaman online ilegal di kalangan generasi muda mendorong Polri menggelar program Polri Goes to Campus ...

Post Bottom Ad