JAKARTA – Gemuruh pertandingan Mobile Legends, riuh rendah defile cosplay, dan serunya kompetisi influencer mewarnai pembukaan E-Sport Kapolri Cup 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Di balik kemeriahan itu, ada misi besar yang diusung Polri: membina generasi muda melalui ruang digital. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir bersama Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan secara resmi membuka turnamen yang digelar dalam rangkaian Munas IESPA 2026 Symphony of Victory. Ini adalah bukti bahwa Polri tidak tinggal diam menghadapi arus digitalisasi yang melanda generasi muda, tetapi justru mengambil peran aktif sebagai fasilitator dan pembina.
Brigjen Pol. Adex Yudiswan, selaku Ketua Pelaksana, menegaskan bahwa E-Sport Kapolri Cup 2026 adalah wujud nyata pendekatan Polri kepada anak muda melalui jalur yang mereka pahami: kompetisi digital. E-sport saat ini bukan lagi sekadar hobi, tetapi telah menjadi industri besar dengan potensi ekonomi dan prestasi yang luar biasa. Polri ingin memastikan bahwa anak-anak muda yang berbakat di bidang ini memiliki wadah yang positif, terstruktur, dan aman. Turnamen ini akan berlangsung secara berjenjang dari tingkat Polres, Polda, hingga pusat di Mabes Polri pada Juli 2026, sehingga menjadi ajang pencarian bakat nasional yang serius dan terukur.
Namun, ada yang membedakan Kapolri Cup dari turnamen e-sport komersial lainnya. Di sela-sela kompetisi, Polri secara aktif menyelipkan pesan edukatif tentang bahaya narkoba, pencegahan cyberbullying, dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Menurut Brigjen Pol. Adex, ruang digital harus menjadi tempat yang aman, sehat, dan produktif, bukan sarang kejahatan atau perundungan. Dengan menyelenggarakan turnamen ini, Polri berharap dapat membangun karakter sportivitas, kedisiplinan, dan kesadaran digital yang baik di kalangan generasi muda sekaligus menjaring talenta terbaik yang mampu mengharumkan Indonesia di kancah e-sport internasional.
Tema 'Dream to Become' menjadi filosofi yang menggerakkan seluruh rangkaian kompetisi. Polri ingin anak muda berani bermimpi dan mengubah passion mereka menjadi prestasi nyata. Kategori yang dipertandingkan pun beragam, mulai dari Mobile Legends: Bang Bang yang sudah populer, lomba defile dan cosplay yang mengasah kreativitas, hingga kompetisi Key Opinion Leader (KOL) dan influencer yang sangat relevan dengan tren digital saat ini. Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di ruang digital, tidak sebagai pengawas yang menakutkan, tetapi sebagai mitra yang mendukung perkembangan industri e-sport nasional sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai pilar pembangunan ekosistem digital Indonesia yang sehat, kompetitif, dan penuh prestasi.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar