Bhabinkamtibmas Sonobekel: Kreativitas Warga Tanam Sayur di Galon Bekas Kunci Hemat Dapur - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Kamis, 11 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Sonobekel: Kreativitas Warga Tanam Sayur di Galon Bekas Kunci Hemat Dapur


Di tengah kenaikan harga sayuran yang kerap terjadi, seorang warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, menemukan cara jitu untuk tetap hemat. Jumat (12/6/2026), Brigadir Al-Hanib, Bhabinkamtibmas setempat, mengunjungi warga tersebut dan melihat langsung bagaimana galon bekas disulap menjadi kebun cabai, tomat, dan aneka sayuran. Hasilnya, kebutuhan dapur sehari-hari bisa terpenuhi tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Ini adalah kunci hemat yang di apresiasi penuh oleh Polri.

Brigadir Al-Hanib yang merupakan anggota Polsek Warujayeng ini mengatakan bahwa inovasi seperti ini harus didukung dan disebarluaskan. "Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan adalah langkah sederhana namun sangat bermanfaat," ujarnya. Selain menghemat pengeluaran, kegiatan ini juga memberikan kepastian ketersediaan sayuran segar setiap saat. Tidak perlu khawatir harga cabai naik atau stok tomat habis di pasar.

Warga tersebut mengaku bahwa sejak memiliki kebun galon bekas, ia hampir tidak pernah lagi membeli cabai dan tomat di pasar. Bahkan beberapa sayuran lain seperti kangkung dan bayam juga ia tanam dengan media serupa. "Cukup beli lauknya saja, sayur tinggal petik," ceritanya. Penghematan yang ia rasakan cukup signifikan, terutama pada bulan-bulan ketika harga sayuran sedang melonjak. Uang yang dihemat bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih mendesak.

Brigadir Al-Hanib melihat bahwa kegiatan ini juga memiliki nilai edukasi yang tinggi. Anak-anak bisa diajarkan tentang bercocok tanam sejak dini, menghargai makanan, dan memahami pentingnya kemandirian. "Ini bukan hanya tentang sayuran, tetapi tentang membangun karakter dan kesadaran pangan," ujarnya. Ia berharap lebih banyak keluarga yang memulai kebun pekarangan, sekecil apa pun, dengan media apa pun yang tersedia.

Dari Desa Sonobekel, Nganjuk, Polri mengirimkan pesan bahwa ketahanan pangan adalah tentang kemandirian dan kreativitas. Brigadir Al-Hanib berkomitmen untuk terus mendampingi warga yang ingin memulai inovasi serupa. Galon bekas, pekarangan sempit, dan kemauan untuk memulai adalah semua yang dibutuhkan. Ketika setiap dapur rumah tangga di Sonobekel bisa hemat berkat kebun sendiri, maka itu adalah kemenangan kecil yang jika digabungkan akan menjadi kemenangan besar bagi ketahanan pangan nasional. (Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cegah Judi Online, Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa di Tangerang

Tangerang- Maraknya judi online dan pinjaman online ilegal di kalangan generasi muda mendorong Polri menggelar program Polri Goes to Campus ...

Post Bottom Ad