Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini dirayakan Polres Mojokerto Kota dengan cara yang tidak biasa. Kamis (11/6/2026), alih-alih pesta besar atau upacara megah, mereka justru menggelar bakti sosial untuk tukang ojek, tukang becak, juru parkir, abang Gojek, dan warga membutuhkan. Ratusan orang mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dari tim Sidokkes Polres Mojokerto Kota. Selain itu, 100 paket sembako dibagikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sesama yang sedang kesulitan ekonomi.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto memimpin langsung kegiatan yang berlangsung di Mapolres setempat. "Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat," ujarnya. Pemeriksaan kesehatan meliputi deteksi dini penyakit menular, cek tekanan darah, gula darah, serta edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat. Bagi para pekerja informal yang jarang memeriksakan kesehatannya karena biaya atau waktu, ini adalah kesempatan emas.
Salah satu penerima manfaat, Karim (55), seorang pengemudi ojol, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. "Terima kasih pak polisi, selamat ulang tahun yang ke-80," ucapnya sambil menerima paket sembako. Ia mengaku sudah bertahun-tahun tidak pernah cek kesehatan karena sibuk mencari nafkah. Hari itu, ia akhirnya tahu tekanan darahnya normal dan mendapat saran pola makan yang lebih baik. Senyum lebar terukir di wajahnya setelah mengantre di layanan kesehatan gratis.
Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada tugas keamanan dan ketertiban. "Kami juga berupaya memberikan manfaat langsung melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan," terang AKBP Herdiawan. Ia berharap kegiatan ini membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Para tukang becak dan juru parkir yang hadir juga mendapat kesempatan konsultasi gratis dengan dokter dari Sidokkes.
Acara ditutup dengan doa bersama yang khusyuk. Kapolres mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh personel dan mengajak masyarakat terus bersinergi dengan Polri. Dari Mojokerto, sebuah kado ulang tahun yang sederhana namun bermakna telah diberikan: bukan untuk polisi sendiri, tetapi untuk masyarakat kecil yang setiap hari berjuang di jalanan. Itulah esensi Bhayangkara yang sesungguhnya: melayani, bukan dilayani. (Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar