Polisi yang Mengerti Bahasa Petani: Aipda Dwi Andik dan Misi Jagung Mungkung - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Minggu, 03 Mei 2026

Polisi yang Mengerti Bahasa Petani: Aipda Dwi Andik dan Misi Jagung Mungkung

Di Desa Mungkung, Nganjuk, Senin (4/5/2026) bukan hari biasa. Aipda Dwi Andik, Bhabinkamtibmas Polsek Loceret, memutuskan untuk berbicara dalam bahasa yang paling dipahami petani: bahasa ladang, bahasa hama, dan bahasa pupuk. Ia berdiri di sela-sela tanaman jagung, mendengarkan satu per satu keluhan tentang daun yang digerogoti ulat dan tanah yang mulai retak karena kekeringan. AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, tanpa kontak langsung dengan petani, kebijakan dari atas hanya akan menjadi teori yang sulit diwujudkan.

Aipda Dwi Andik membawa kabar baik: ia sudah berkoordinasi dengan penyuluh pertanian tentang cara mengatasi hama tanpa merusak tanah. Ia juga menjanjikan akan membantu pengurusan pupuk subsidi yang selama ini selalu telat turun. Jagung, sebagai komoditas yang vital untuk pangan manusia dan pakan ternak, memang pantas mendapat prioritas. Kapolsek Loceret, AKP Triyono, mengaku bangga dengan inisiatif bawahannya. Ia berencana menjadikan kegiatan pemantauan jagung ini sebagai studi kasus untuk pelatihan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Loceret.

Kehadiran polisi di tengah kebun jagung perlahan mengikis jarak antara aparat dan warga. Petani yang tadinya sungkan kini dengan sukarela bercerita tentang segala kesulitan yang mereka hadapi. Aipda Dwi Andik menutup kegiatannya dengan janji akan kembali minggu depan untuk mengecek perkembangan. Baginya, ketahanan pangan tidak akan kokoh jika polisi hanya mendengar keluhan dari balik meja. Tanah, jagung, dan petani adalah tempat semua jawaban itu dimulai. (Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah

Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk k...

Post Bottom Ad