Bayangkan mengelola tiga dapur besar yang setiap harinya menyuplai makanan bergizi ke ribuan penerima manfaat di Kabupaten Ngawi. Polres Ngawi tidak hanya membangun SPPG di Ketanggi, Cangakan, dan Sidorejo, tetapi juga memastikan setiap sendok yang dihasilkan layak konsumsi. Pada Kamis (21/5/2026), AKP Badrudin membeberkan fakta bahwa ketiga unit ini telah memenuhi standar keamanan pangan tertinggi berkat sertifikasi lengkap.
Mulai dari higiene sanitasi, kehalalan produk, kualitas air laboratorium, hingga kompetensi penjamah makanan semua sudah tersertifikasi. Langkah ini merupakan bentuk pengawalan serius Polres Ngawi terhadap program MBG Presiden Prabowo Subianto. Tidak cukup hanya menyalurkan, mereka juga ingin memastikan tidak ada risiko kesehatan yang mengintai para penerima manfaat yang jumlahnya mencapai 7.500 orang.
Polda Jawa Timur bahkan menggelar lomba SPPG untuk memotivasi satuan kerja di tingkat polres. Kompol Dr. Eko Nur W. menjelaskan bahwa penilaian meliputi kuantitas, kualitas, mitigasi risiko, hingga inovasi rantai pasok. Polres Ngawi menunjukkan bahwa program besar seperti MBG membutuhkan fondasi teknis yang kokoh, bukan sekadar semangat.(Avs)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar