Bukan Sekadar Lulus, Aipda Andik Tanamkan Mental Pengendara Profesional Lewat Pelatihan SIM - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Senin, 25 Mei 2026

Bukan Sekadar Lulus, Aipda Andik Tanamkan Mental Pengendara Profesional Lewat Pelatihan SIM


Satlantas Polres Nganjuk melalui program Polantas Menyapa membuktikan bahwa pelayanan publik tidak harus selalu kaku dan formal, tetapi bisa hangat dan membangun. Pada Selasa (26/5/2026), Aipda Andik Sujatmiko memberikan pelatihan singkat kepada para pemohon SIM roda dua di Satpas SIM Polres Nganjuk, dengan fokus pada pembentukan mental pengendara profesional sejak dini. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik mengendalikan motor agar lulus ujian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keselamatan, disiplin, dan tanggung jawab yang harus dimiliki setiap pengendara di jalan raya. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa setiap pemohon SIM harus benar-benar memahami cara berkendara yang aman dan benar, karena nyawa di jalan raya tergantung pada keputusan sekecil apa pun dari pengendaranya.

Aipda Andik Sujatmiko memberikan arahan yang melampaui sekadar teknik lintasan, ia juga berbicara tentang pentingnya memiliki kesadaran penuh saat berkendara, seperti tidak menggunakan ponsel, tidak terburu-buru meskipu terlambat, dan selalu menghormati hak pengguna jalan lain. Para peserta diajarkan bahwa SIM bukanlah sekadar kartu izin yang bisa dibeli, tetapi simbol bahwa pemiliknya telah dinyatakan kompeten untuk berlalu lintas dan bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri serta orang lain. Pelatihan ini juga menjadi ruang diskusi di mana peserta bisa bertanya tentang aturan-aturan lalu lintas yang sering membingungkan, seperti prioritas di persimpangan atau aturan tentang lampu sein. Beberapa peserta mengaku baru menyadari bahwa selama ini mereka sering melakukan pelanggaran kecil tanpa sadar, dan berjanji akan memperbaikinya.

Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menambahkan bahwa kegiatan pendampingan seperti ini menjadi bagian dari inovasi pelayanan humanis Satlantas yang ingin membangun budaya tertib berlalu lintas dari hulu, yaitu sejak seseorang mengajukan permohonan SIM. Menurutnya, jika setiap pemohon sudah dibekali dengan mental dan pengetahuan yang benar, maka angka kecelakaan lalu lintas di Nganjuk bisa ditekan secara signifikan. Pelatihan ini juga menjadi ajang bagi petugas untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menunjukkan bahwa polisi adalah mitra yang membantu, bukan musuh yang harus ditakuti. Dengan pendekatan yang humanis, diharapkan masyarakat lebih patuh pada aturan lalu lintas karena mereka memahaminya, bukan karena takut ditilang.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, edukatif, dan humanis demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. Aipda Andik menutup pelatihan dengan pesan bahwa menjadi pengendara profesional adalah pilihan, dan setiap orang bisa memulainya dari sekarang, bahkan sebelum mendapatkan SIM. Para peserta yang hadir pulang dengan senyum dan keyakinan baru, tidak hanya siap menghadapi ujian tetapi juga siap menjadi agen keselamatan di lingkungan mereka masing-masing. Pada akhirnya, program ini membuktikan bahwa pendidikan lalu lintas yang diberikan dengan hangat akan lebih membekas di hati masyarakat daripada sekadar teguran atau hukuman.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah

Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk k...

Post Bottom Ad