Siapa bilang urusan pajak kendaraan selalu merepotkan? Warga Kecamatan Bagor, Nganjuk, mendapat pengalaman berbeda pada Jumat (29/5/2026). Di halaman Balai Desa Karang Tengah, Satlantas Polres Nganjuk menggelar Samsat Keliling mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Program Polantas Menyapa ini mengubah stigma bahwa bayar pajak itu mahal, jauh, dan buang-buang waktu. Dengan konsep jemput bola, warga bisa datang kapan saja di jam layanan, menyelesaikan administrasi dalam sekejap, lalu melanjutkan aktivitas seperti biasa. Bahkan sambil ngopi di warung dekat balai desa pun tetap bisa.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa kehadiran Samsat Keliling adalah bukti Polri hadir untuk kemudahan rakyat. “Pelayanan publik harus mudah dijangkau dan responsif,” ujarnya. Selama kegiatan, petugas melayani dengan cepat dan ramah. Warga yang datang silih berganti tidak perlu mengantre berjam-jam seperti di kantor Samsat. Cukup tunjukkan STNK, bayar, dan selesai. Seorang bapak petani mengaku senang karena tidak harus bolos dari sawah. Ia bisa membayar pajak motornya saat istirahat siang, lalu kembali ke ladang tanpa kehilangan waktu panen.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menambahkan bahwa pola pelayanan jemput bola ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan. “Kami ingin memberikan kemudahan, warga tidak perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk datang ke kantor,” jelasnya. Program ini juga menjadi solusi bagi warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Cukup jalan kaki atau naik angkutan umum ke balai desa, semua urusan pajak beres. Dengan cara ini, kepatuhan bukan lagi beban, melainkan kebiasaan yang terfasilitasi.
Melalui Samsat Keliling di Bagor, Satlantas Polres Nganjuk berharap tingkat kepatuhan pajak kendaraan bermotor di wilayah ini meningkat signifikan. Program ini juga menjadi pilot project untuk desa-desa lain di Nganjuk. Jika terbukti efektif, jadwal Samsat Keliling akan diperbanyak dan diputar secara rutin. Dari pengalaman di Bagor, terlihat bahwa masyarakat sangat antusias dengan layanan yang mendekat. Mereka merasa dipermudah, bukan dipersulit. Inilah wajah baru pelayanan publik: cepat, modern, humanis, dan datang langsung ke depan rumah warga.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar