AIPDA Pujiono: Dari Polisi Desa Menjadi 'Dokter Tanaman' Talas untuk Ketahanan Pangan Warga - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Minggu, 24 Mei 2026

AIPDA Pujiono: Dari Polisi Desa Menjadi 'Dokter Tanaman' Talas untuk Ketahanan Pangan Warga


Siapa bilang polisi hanya bisa menangani kasus kriminal? AIPDA Pujiono, Bhabinkamtibmas Desa Demangan, Polsek Warujayeng, Nganjuk, membuktikan bahwa tugas kepolisian bisa merambah ke sektor pangan. Pada Senin (25/5/2026), ia turun ke lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya untuk memantau tanaman talas. Dengan telaten, ia memeriksa kondisi tanah, kesehatan daun, dan pertumbuhan umbi. Ia juga berdialog dengan warga tentang pola perawatan yang tepat serta pemanfaatan hasil panen. Langkah ini adalah bentuk nyata Polri sebagai penggerak ketahanan pangan nasional, menunjukkan bahwa polisi bisa menjadi mitra petani sekaligus motivator kemandirian pangan.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa talas memiliki keunggulan dibandingkan tanaman pangan lain karena dapat tumbuh di lahan yang kurang subur sekalipun. Tanaman ini juga relatif tahan terhadap hama jika dibandingkan dengan tanaman umbi lainnya. "Polri melalui Bhabinkamtibmas terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman produktif yang dapat menunjang kebutuhan pangan keluarga secara mandiri," ujar AKBP Suria. Dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas, masyarakat mendapatkan pengetahuan teknis sekaligus rasa percaya diri untuk memulai bertanam talas di pekarangan mereka.

Dalam pemantauannya, AIPDA Pujiono melakukan pengecekan menyeluruh. Ia memeriksa apakah ada tanda-tanda serangan hama seperti ulat grayak atau penyakit busuk umbi yang sering menyerang talas. Ia juga mengajarkan warga cara membuat pestisida alami dari daun mimba atau bawang putih untuk mengendalikan hama tanpa bahan kimia. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dan dievaluasi setiap bulan. "Kami akan terus menggerakkan anggota untuk aktif mendampingi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pekarangan," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Warujayeng berharap masyarakat Desa Demangan tidak hanya menjadi penanam talas yang baik, tetapi juga pengolah yang kreatif. Talas yang melimpah bisa dijadikan stok pangan keluarga atau dijual untuk menambah pendapatan. "Kami berharap masyarakat semakin kreatif memanfaatkan lahan yang ada dengan berbagai tanaman pangan alternatif sehingga ketahanan pangan keluarga dapat semakin kuat dan berkelanjutan," pungkas Kompol H. Ahmad Junaedi. Di Demangan, AIPDA Pujiono telah membuktikan bahwa seorang polisi desa bisa menjadi lebih dari sekadar penegak hukum; ia bisa menjadi garda terdepan ketahanan pangan.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo Berubah Jadi Pelaminan: Seorang Tahanan Akhirnya Menikah

Masjid Al Ikhlas yang biasa digunakan untuk salat dan apel kepolisian, Jumat (29/5/2026) berubah fungsi menjadi tempat sakral. Bukan untuk k...

Post Bottom Ad