Mobil Mogok, Arus Padat, dan Ibu Anak yang Terlantar: Polantas Gresik Membuktikan Diri Bukan Sekadar Pengatur Jalan - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Senin, 23 Maret 2026

Mobil Mogok, Arus Padat, dan Ibu Anak yang Terlantar: Polantas Gresik Membuktikan Diri Bukan Sekadar Pengatur Jalan


Kepanikan sempat menyelimuti ruas Jembatan Sembayat, Gresik, saat sebuah mobil pemudik asal Pasuruan tiba-tiba berhenti total di tengah jalur contraflow. Saat itu, petugas Satlantas Polres Gresik tengah sibuk mengatur arus kendaraan yang padat dari Kota Gresik menuju Bungah. Namun, kepanikan itu tak berlangsung lama. Dalam hitungan detik, para petugas sudah berada di samping mobil, mendorongnya ke pinggir jalan, dan memastikan bahwa aliran kendaraan kembali bergerak. Kecepatan respons ini menjadi kunci utama mengapa kemacetan tak sampai berlarut-larut.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengungkapkan bahwa setelah mobil dievakuasi ke sisi jalan, pengecekan dilakukan dan ditemukan kerusakan serius pada kopling alias "ceplos". Petugas tak ragu menghubungi montir bengkel terdekat untuk datang langsung ke lokasi. Dengan perbaikan di tempat, proses penanganan menjadi jauh lebih cepat dibandingkan harus menunggu mobil derek yang belum tentu tersedia segera. "Kami memilih cara paling cepat agar masyarakat tidak terganggu," ujar AKP Nur Arifin.

Namun, ada satu tindakan yang mungkin luput dari perhatian banyak orang tetapi justru menunjukkan sisi kemanusiaan aparat. Petugas juga mengevakuasi seorang ibu dan anak yang ikut dalam mobil tersebut, kemudian mengantar mereka ke wilayah Bungah. Di tengah kepadatan arus mudik, membiarkan seorang ibu dengan anaknya menunggu di pinggir jalan jelas bukan pilihan yang manusiawi. Polres Gresik memastikan bahwa penumpang yang terdampak tetap mendapat perlindungan penuh, meskipun kendaraan mereka sedang dalam proses perbaikan.

Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi di lapangan saat arus mudik bukan sekadar untuk mengatur lalu lintas. AKP Nur Arifin menegaskan bahwa perlindungan dan bantuan langsung kepada masyarakat adalah inti dari tugas mereka. Dengan penanganan yang cepat dan terintegrasi ini, arus lalu lintas di kawasan Sembayat kembali normal. Ia pun mengimbau para pemudik untuk memeriksa kondisi kendaraan secara teliti sebelum bepergian, karena satu kerusakan kecil di perjalanan bisa berdampak besar bagi keselamatan dan kelancaran bersama.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Hanya Jaga Gereja: Polres Malang Atur Lalu Lintas dan Patroli Mobile Selama Paskah

Perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Malang diwarnai dengan lonjakan jemaat di berbagai gereja sejak Rabu hingga Minggu. Menghadapi situasi ini...

Post Bottom Ad