Mengintip Langkah Polres Lumajang: Dari Posko hingga Bibir Pantai Watu Pecak - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Kamis, 26 Maret 2026

Mengintip Langkah Polres Lumajang: Dari Posko hingga Bibir Pantai Watu Pecak


Ketika kebanyakan orang menikmati waktu santai bersama keluarga, berbeda dengan yang dilakukan jajaran Polres Lumajang. Di tengah puncak libur Idul Fitri 1447 H, mereka justru memperluas jangkauan pengamanan hingga ke destinasi wisata yang paling padat, salah satunya Pantai Watu Pecak. Operasi Ketupat Semeru 2026 tahun ini menunjukkan pergeseran fokus yang signifikan: keamanan tidak hanya di jalan, tetapi juga di titik-titik keramaian yang menyimpan potensi risiko tinggi.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, bersama Wakapolres dan pejabat utama, tampak melakukan peninjauan langsung di Desa Selok Awar-Awar. Kehadirannya bukan sekadar untuk memastikan personel bertugas, melainkan untuk merasakan langsung dinamika di lapangan. Dengan mendatangi para wisatawan yang tengah berlibur, ia mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih, terutama area pantai yang menjadi pusat aktivitas air bagi anak-anak dan orang dewasa.

Dari hasil peninjauan tersebut, Kapolres menginstruksikan penguatan personel di zona rawan. Ia menyadari bahwa tingginya gelombang pengunjung berbanding lurus dengan potensi kecelakaan laut. Karenanya, imbauan untuk mematuhi batas aman berenang dan pengawasan orang tua terhadap anak disampaikan secara berulang. Langkah ini didukung pula oleh siaga tim penyelamat pantai yang bekerja sama dengan aparat kepolisian di lokasi.

AKBP Alex menegaskan bahwa pengamanan wisata bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri. Dalam kunjungannya, ia terus menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dan pengelola wisata. Menurutnya, koordinasi yang erat memungkinkan setiap potensi gangguan, baik dari faktor alam maupun kelalaian manusia, dapat diminimalisir dengan cepat. Semua pihak harus memiliki persepsi yang sama bahwa keselamatan pengunjung adalah hal yang utama.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pendekatan ini berjalan efektif. Kawasan Pantai Watu Pecak dipadati ribuan wisatawan, namun aktivitas berlangsung tanpa hambatan berarti. Dari posko hingga ke bibir pantai, pola pengamanan yang terintegrasi berhasil menciptakan lingkungan liburan yang aman dan nyaman. Kini, tantangan selanjutnya adalah menjaga konsistensi hingga masa liburan berakhir, memastikan setiap orang pulang dengan selamat dan membawa kenangan indah.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Hanya Jaga Gereja: Polres Malang Atur Lalu Lintas dan Patroli Mobile Selama Paskah

Perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Malang diwarnai dengan lonjakan jemaat di berbagai gereja sejak Rabu hingga Minggu. Menghadapi situasi ini...

Post Bottom Ad