Dari Contraflow hingga KRYD: Polri Beberkan Strategi Sukses Kelola Mudik 2026 yang Terpantau Aman - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Kamis, 26 Maret 2026

Dari Contraflow hingga KRYD: Polri Beberkan Strategi Sukses Kelola Mudik 2026 yang Terpantau Aman


Ada banyak angka yang menjadi saksi bisu kesuksesan Operasi Ketupat 2026. Mulai dari 2,5 juta kendaraan keluar Jakarta, puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah dengan 270.315 kendaraan, hingga penurunan fatalitas kecelakaan yang mencapai 30,8 persen. Namun di balik semua data itu, ada satu benang merah yang tak terpisahkan: strategi rekayasa lalu lintas yang dinamis dan kolaborasi lintas sektor yang solid. Kini, meski operasi telah resmi berakhir pada 25 Maret, Polri memastikan pengamanan tetap berlanjut melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret.

Brigjen Pol Tjahyono Saputro, Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, memaparkan bahwa hingga 25 Maret pagi, total kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat 1.958.838 unit, atau baru 57,71 persen dari proyeksi. Artinya, masih ada sekitar 42,29 persen pemudik yang akan melakukan perjalanan balik pada gelombang kedua, yakni 28–29 Maret. Untuk itu, Polri menyiagakan personel melalui KRYD, memastikan bahwa layanan pengamanan tidak putus meskipun operasi utama telah usai.

Selama operasi berlangsung, penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap dan berbasis parameter. Contraflow, one way lokal Presisi, hingga one way nasional diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan dan Bocimi juga terbukti ampuh mengurai kepadatan. Di sektor penyeberangan, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk berjalan aman, dengan kepadatan di Gilimanuk yang berhasil diurai berkat koordinasi cepat antarinstansi.

Dari sisi keamanan, Polri mencatat tidak ada gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol selama Operasi Ketupat 2026. Angka kecelakaan lalu lintas turun 5,75 persen, dengan penurunan korban meninggal hingga 30,8 persen. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan di lapangan. Operasi yang berlangsung selama 13 hari ini juga mencakup pengamanan di 121.803 tempat ibadah, 4.647 lokasi wisata, serta ribuan simpul transportasi lainnya.

Polri mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan balik untuk mengatur waktu dengan bijak, memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret serta kebijakan work from anywhere. Layanan darurat 110 siaga 24 jam bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan. Dengan KRYD yang masih aktif hingga akhir pekan, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal masyarakat hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai dengan aman dan kondusif.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Hanya Jaga Gereja: Polres Malang Atur Lalu Lintas dan Patroli Mobile Selama Paskah

Perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Malang diwarnai dengan lonjakan jemaat di berbagai gereja sejak Rabu hingga Minggu. Menghadapi situasi ini...

Post Bottom Ad