Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya literasi digital agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.
Ia menyebut bahwa komunikasi yang terputus sering menjadi pemicu konflik. Karena itu, dialog seperti ini perlu terus dibangun.
Mahasiswa dari berbagai organisasi menyambut positif ajakan tersebut. Mereka berharap kepolisian terus meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam menangani perkara hukum.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama setelah salat Magrib berjamaah di lingkungan Polres Nganjuk.
Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar