Nganjuk- Setiap tunas singkong yang ditanam di tanah Desa Genjeng adalah simbol harapan dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik. Bhabinkamtibmas Aiptu Andi Prabowo memimpin langsung penanaman tersebut, Selasa (18/8/2026), bersama para petani yang antusias menyambut program ketahanan pangan ini. Sambil mencangkul dan menata tanah, ia menyampaikan visi bahwa singkong bukan hanya tanaman darurat, tetapi juga fondasi kemandirian pangan yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga dan desa. "Jangan melihat singkong hanya dari harga jual mentahnya saja. Lihatlah potensi besar yang bisa kita gali dari tanaman ini," ujarnya penuh keyakinan.
Aiptu Andi menjelaskan bahwa program penanaman singkong ini dirancang untuk berkelanjutan, tidak hanya satu musim tetapi akan terus berlanjut di musim-musim berikutnya. Ia berjanji akan terus mendampingi petani, memberikan motivasi dan menghubungkan mereka dengan dinas terkait jika ada kendala. Ia juga berharap bahwa dengan semakin banyaknya petani yang menanam singkong, Desa Genjeng dapat menjadi sentra produksi singkong yang dikenal di wilayah Nganjuk, membawa nama baik desa dan meningkatkan kesejahteraan warganya.
Para petani menyambut optimisme Aiptu Andi dengan penuh semangat. Mereka mulai merencanakan jadwal tanam berikutnya dan berbagi pengalaman tentang teknik budidaya yang efektif. "Senang sekali Pak Bhabin mau ikut menanam, jadi kami merasa lebih semangat dan mendapat perhatian," ungkap salah seorang petani, mencerminkan kebersamaan yang terbangun di atas lahan singkong.
Melalui kegiatan ini, Aiptu Andi menanamkan keyakinan bahwa ketahanan pangan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi dan kerja sama. Desa Genjeng melangkah maju dengan semangat gotong royong dan optimisme, percaya bahwa singkong yang mereka tanam hari ini akan menjadi panen kemandirian yang berlimpah di masa depan, dan Polri selalu hadir untuk memastikan setiap langkah mereka berjalan dengan aman dan penuh dukungan.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar