Bondowoso- Polres Bondowoso menggelar kegiatan Polri Peduli dengan mendatangi tiga lansia perempuan yang hidup sebatang kara di Kabupaten Bondowoso pada Jumat (24/7). Kapolres AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo didampingi Waka Polres Kompol I Gede Suartika dan para pejabat utama mengunjungi Nenek Hatima (91) di kediamannya, serta Nenek Salama dan Nenek Rukmiyati yang tinggal di Dusun Rabeh, Desa Pujerbaru, Kecamatan Maesan. Ketiga nenek ini tinggal sendirian di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan, jauh dari standar kelayakan huni, menjadikan mereka sebagai prioritas dalam program sosial yang rutin digelar Polres Bondowoso setiap Jumat.
Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari rasa empati dan kepedulian Polri terhadap warga dhuafa, sekaligus upaya mendekatkan diri dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Di setiap kunjungan, rombongan Polres memberikan bantuan sosial berupa kasur, sembako lengkap, serta santunan uang tunai yang diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup para lansia. AKBP Aryo menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang lemah dan terpinggirkan.
Kegiatan Polri Peduli ini merupakan program unggulan Polda Jawa Timur yang secara konsisten dilaksanakan oleh seluruh polres jajaran sebagai wujud komitmen institusi terhadap tanggung jawab sosial. Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi ketiga nenek, setidaknya mengurangi sedikit beban yang mereka tanggung setiap hari. Selain itu, kehadiran para petugas kepolisian juga menjadi pengingat bahwa mereka tidak benar-benar sendirian, karena ada negara yang hadir melalui aparatnya untuk memberikan perhatian dan dukungan.
Polres Bondowoso berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial semacam ini secara berkelanjutan, menjangkau lebih banyak warga dhuafa yang membutuhkan perhatian. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan kepedulian terhadap sesama, karena kesejahteraan bersama hanya dapat terwujud jika semua pihak saling peduli dan bergotong royong. Dengan semangat Polri Peduli, Bondowoso diharapkan menjadi daerah yang lebih inklusif, di mana tidak ada warga yang dibiarkan menderita sendirian tanpa uluran tangan dari lingkungan sekitarnya.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar