Menakar Debit Air dan Masa Depan Jagung Tembarak - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Selasa, 21 Juli 2026

Menakar Debit Air dan Masa Depan Jagung Tembarak


Nganjuk- Debit air di saluran irigasi Desa Tembarak terus menurun dari hari ke hari, dan para petani jagung mulai gelisah memikirkan nasib tanaman mereka yang masih harus bertahan hidup hingga dua bulan ke depan. Di tengah kegelisahan itu, Aipda Sony, Bhabinkamtibmas yang ditugaskan Kapolres Nganjuk sebagai penggerak ketahanan pangan, hadir untuk melakukan pemantauan menyeluruh sekaligus memberikan solusi bagi warga binaannya. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah tantangan iklim yang semakin ekstrem.


Nganjuk- Aipda Sony tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga untuk mendengarkan setiap keluhan petani tentang sulitnya mendapatkan air, mahalnya biaya pompa, dan mulai menguningnya daun jagung di beberapa petak lahan. Dengan sabar, ia mencatat semua masalah yang disampaikan dan memberikan masukan tentang teknik konservasi air, seperti pembuatan rorak dan biopori di sekitar lahan untuk menampung air hujan jika sewaktu-waktu turun. Diskusi berlangsung hidup dan penuh ide-ide segar yang membuat petani kembali optimis meskipun situasi sedang sulit.


Nganjuk- Kapolsek Kertosono Kompol Joni Suprapto menekankan bahwa pendampingan ini akan terus berlanjut hingga masa panen tiba, karena keberhasilan petani jagung adalah keberhasilan bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menginstruksikan Aipda Sony untuk menyusun laporan berkala tentang kondisi air di Tembarak dan mengoordinasikan dengan dinas terkait jika dibutuhkan intervensi lebih lanjut. Komitmen ini menjadi bukti bahwa Polri konsisten dalam menjalankan peran barunya sebagai mitra strategis sektor pertanian.


Nganjuk- Ketika mentari mulai meninggi dan Aipda Sony bersiap pulang, para petani mengucapkan terima kasih dengan tulus karena merasa diperhatikan dan didukung. Mereka berjanji akan merawat jagung mereka sebaik mungkin dan mengikuti saran-saran yang telah diberikan. Desa Tembarak mungkin sedang berada di ujung tanduk, tetapi dengan semangat gotong royong dan dukungan penuh dari Bhabinkamtibmas, mereka yakin bisa melewati musim kemarau ini dengan kepala tegak dan hasil panen yang tetap memuaskan.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SKCK Kini Cukup di Genggaman, Polres Mojokerto Hadirkan Layanan Full Online

Mojokerto- Inovasi digital kembali hadir di tubuh Polri dengan resminya peralihan pelayanan SKCK menjadi Full Online melalui POLRI SuperApp ...

Post Bottom Ad