Siapa sangka, di balina pelindung dan pengayom masyarakat, tersimpan atlet-atlet potensial yang mungkin selama ini tidak terpantau. Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., secara resmi membuka Pekan Olahraga Polda Jatim dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 pada Jumat (5/6/2026) di Mapolda Jatim, Surabaya. Acara yang berlangsung hingga 30 Juni 2026 ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan fisik antar personel, tetapi juga menjadi wadah pencarian bakat atletis dari lingkungan kepolisian. Kapolda ingin memastikan bahwa anggota Polri tidak hanya unggul dalam tugas operasional, tetapi juga memiliki potensi di bidang olahraga yang bisa terus dikembangkan untuk mengharumkan nama institusi.
Mengapa pencarian atlet potensial ini penting? Menurut Kapolda, kondisi fisik dan mental yang prima adalah modal utama anggota Polri dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat. Olahraga menjadi sarana yang paling efektif untuk menjaga kebugaran tersebut sekaligus menyalurkan energi positif. "Olahraga bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan ini menjadi sarana menjaga kebugaran, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun semangat positif dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri," ujar Irjen Nanang. Dengan adanya pekan olahraga ini, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang bisa mewakili Polda Jatim bahkan Polri di berbagai event olahraga tingkat nasional.
Kapolda Jatim juga memberikan penekanan khusus pada nilai sportivitas dan fair play. Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan, kekeluargaan, dan soliditas yang terbangun melalui kegiatan ini. "Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Juara memang penting, tetapi yang lebih utama adalah kebersamaan, kekeluargaan, dan soliditas yang terbangun melalui kegiatan ini," tutur Irjen Nanang. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengobarkan semangat "Jogo Jatim" dan menunjukkan kompetisi yang sehat. Dengan demikian, tidak ada rivalitas yang merusak persaudaraan, justru sebaliknya, setiap pertandingan menjadi perekat hubungan antar personel.
Pekan Olahraga Polda Jatim ini akan melibatkan personel dari jajaran Polda Jatim dan kewilayahan. Kapolda berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya dinanti-nantikan tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Dari Surabaya, pesan tentang pentingnya keseimbangan antara tugas dan kebugaran terus disuarakan. Ketika polisi sehat dan sportif, masyarakat pun akan merasakan dampaknya melalui pelayanan yang lebih prima. Semangat "Jogo Jatim" kini memiliki makna baru: menjaga kebugaran bersama, menjaga sportivitas, dan menjaga soliditas sebagai satu keluarga besar Bhayangkara.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar