Ada yang berbeda di pagar pembatas sawah Desa Getas, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk. Di sela-sela batas antar petak sawah yang biasanya hanya ditumbuhi rumput liar, kini menghijau tanaman labu yang tertata rapi. Semua berkat inisiatif BRIPKA Moch. Muhajir, Bhabinkamtibmas yang tidak mau tinggal diam melihat potensi lahan terbuang. Pada Sabtu (13/6/2026), ia memantau perkembangan kebun labu ini sekaligus berdialog hangat dengan warga tentang masa depan ketahanan pangan desa mereka.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa optimalisasi lahan sela adalah strategi jitu meningkatkan produktivitas pangan tanpa harus membuka lahan baru. Labu dipilih karena kemudahan budidaya dan nilai jualnya yang cukup menggiurkan bagi ekonomi keluarga. BRIPKA Muhajir, dalam pemantauannya, tidak hanya mengecek kesehatan tanaman, tetapi juga menggali aspirasi warga tentang kendala dan peluang yang mereka hadapi di lapangan.
Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, berpesan bahwa pihaknya akan terus memberikan ruang bagi Bhabinkamtibmas untuk berinovasi. Ia berharap masyarakat semakin kreatif mengelola setiap jengkal lahan yang mereka miliki. Dari lahan tepi yang terlantar, kini tumbuh labu dan harapan. Inilah bukti bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar