Nganjuk- Bagi para pemohon SIM roda dua, ujian praktik sering menjadi penghalang terbesar yang membuat mereka harus mengulang berkali-kali, namun di Satpas SIM Polres Nganjuk, program Polantas Menyapa hadir sebagai solusi dengan memberikan pelatihan dasar singkat yang dipandu Aipda Andik Sujatmiko. Jumat (26/6/2026) menjadi hari yang penuh harapan, karena para calon pengendara tidak hanya berhadapan dengan ujian, tetapi juga mendapatkan pembekalan tentang teknik dasar mengendalikan sepeda motor, seperti menjaga keseimbangan, menggunakan rem secara efektif, dan melewati lintasan ujian dengan tepat. Langkah ini diambil untuk memperkecil peluang kegagalan, karena seringkali pemohon yang sudah bisa berkendara tetap gagal karena kurang memahami prosedur dan teknik yang dinilai oleh penguji.
Nganjuk- Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menegaskan bahwa penerbitan SIM adalah tanggung jawab besar yang harus diiringi dengan upaya memastikan setiap pemohon benar-benar kompeten dan siap berkendara. Menurutnya, pelatihan dasar yang diberikan Aipda Andik adalah bentuk pelayanan edukatif yang tidak hanya membantu masyarakat lulus ujian, tetapi juga menanamkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas. Dengan pendekatan yang humanis dan profesional, Polres Nganjuk berkomitmen untuk menciptakan pengendara-pengendara yang tidak hanya memiliki SIM, tetapi juga memiliki keterampilan dan mental yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi di jalan raya.
Nganjuk- Dalam sesi pelatihan, Aipda Andik dengan sabar mengoreksi kesalahan-kesalahan kecil yang sering dilakukan pemohon, seperti posisi tubuh yang salah atau penggunaan gas dan rem yang tidak proporsional, sehingga mereka bisa memperbaikinya sebelum memasuki arena ujian. Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir, menjelaskan bahwa program ini adalah inovasi Satlantas yang lahir dari kepedulian terhadap masyarakat yang sering merasa tidak siap secara teknis maupun mental ketika menghadapi ujian praktik. Dengan pendampingan yang intensif, pemohon tidak hanya belajar teknik berkendara, tetapi juga mendapatkan motivasi dan kepercayaan diri untuk menghadapi ujian dengan tenang dan fokus.
Nganjuk- Ketika satu per satu pemohon berhasil menyelesaikan ujian dengan hasil yang memuaskan, kebahagiaan mereka menjadi bukti bahwa pelatihan singkat ini adalah kunci sukses yang selama ini mereka cari. Program Polantas Menyapa telah berhasil mengubah pengalaman mengurus SIM dari momok menakutkan menjadi proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat. Nganjuk kini memiliki lebih banyak pengendara yang kompeten dan bertanggung jawab, dan ini adalah langkah nyata menuju lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar