Respons Cepat Polsek Rejoso atas Laporan Warga, Kapolres Nganjuk Beri Peringatan Keras untuk Para Penjudi Ayam - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Jumat, 24 April 2026

Respons Cepat Polsek Rejoso atas Laporan Warga, Kapolres Nganjuk Beri Peringatan Keras untuk Para Penjudi Ayam


Kecepatan adalah kunci keberhasilan dalam setiap operasi kepolisian, dan itulah yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Rejoso saat menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan sabung ayam di Desa Banjarejo. AKP Totok Harianto, Kapolsek Rejoso, tidak perlu waktu lama untuk memobilisasi Unit Reskrim dan piket jaga setelah informasi tersebut diterima. Pada Kamis siang, 23 April 2026, mereka sudah berada di lokasi yang disebut-sebut sebagai arena adu ayam rahasia di tengah pemukiman warga. Walaupun operasi ini tidak berhasil menangkap pelaku karena mereka sudah kabur terlebih dahulu, telur yang pecah di jalan setidaknya meninggalkan cangkang yang bisa dipelajari. Barang-barang bukti yang ditinggalkan di lokasi menjadi petunjuk berharga bagi penyelidikan lebih lanjut.

Di antara rerumputan dan tanah kering pekarangan kosong itu, petugas menemukan pemandangan yang cukup mencengangkan. Seekor ayam jago berdiri terhuyung-huyung dengan tubuh penuh luka, seolah baru saja selamat dari pertarungan hidup dan mati melawan lawannya. Ayam itu tidak bisa dibawa kabur oleh pemiliknya karena mungkin dianggap sudah tidak berharga lagi setelah kalah, atau karena pemiliknya terlalu panik sehingga lupa membawanya. Petugas juga menemukan dua kiso yang merupakan wadah anyaman tradisional untuk membawa ayam, dua ember plastik, satu ember bekas cat, serta dua pasang sandal jepit yang tercecer. Semua barang itu langsung diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Mapolsek Rejoso untuk disimpan dalam gudang barang bukti.

AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, dalam kesempatan terpisah memberikan pernyataan yang sangat jelas tentang sikap Polres Nganjuk terhadap perjudian sabung ayam. Ia tidak akan pernah memberi ruang sedikit pun bagi segala bentuk perjudian, baik yang dilakukan secara terang-terangan maupun tersembunyi. Menurutnya, sabung ayam bukanlah warisan budaya yang perlu dilestarikan, melainkan praktik keji yang menyiksa hewan sekaligus merusak moral masyarakat. Ia juga menyebut bahwa perjudian sabung ayam sering menjadi awal dari berbagai kejahatan lain seperti pencurian, penganiayaan, hingga perkelahian massal antar pendukung ayam yang berbeda. "Kami hadir untuk memberikan rasa aman, bukan untuk menoleransi praktik-praktik biadab seperti ini," tegas Kapolres dengan penuh ketegasan.

Kapolsek Rejoso AKP Totok Harianto menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan yang berpotensi dijadikan lokasi perjudian terselubung seperti sabung ayam, adu kambing, atau bentuk perjudian tradisional lainnya. Masyarakat yang selama ini mungkin takut melapor karena ancaman dari para pelaku dijamin keamanannya oleh polisi. Kapolsek juga mengingatkan bahwa warga yang ikut serta dalam sabung ayam, baik sebagai pemilik ayam, bandar taruhan, atau sekadar penonton, semuanya bisa dijerat dengan pasal perjudian yang ancaman hukumannya tidak main-main. Dengan terus menggalang sinergi antara polisi dan masyarakat, Polres Nganjuk optimis bahwa praktik sabung ayam akan segera lenyap dari muka bumi Kabupaten Nganjuk, meninggalkan kenangan buruk yang tidak akan pernah kembali lagi.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Respons Cepat Polsek Rejoso atas Laporan Warga, Kapolres Nganjuk Beri Peringatan Keras untuk Para Penjudi Ayam

Kecepatan adalah kunci keberhasilan dalam setiap operasi kepolisian, dan itulah yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Rejoso saat menindaklan...

Post Bottom Ad