Menyelamatkan Trenggalek dari Kekeringan, Polres Tanam 200 Beringin di Lahan Kritis 14 Kecamatan - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Kamis, 23 April 2026

Menyelamatkan Trenggalek dari Kekeringan, Polres Tanam 200 Beringin di Lahan Kritis 14 Kecamatan


Trenggalek sering disebut sebagai kota para santri dan juga kota alam yang indah dengan gugusan pantai selatan yang memukau. Namun di balik keindahan itu, ada masalah klasik yang belum sepenuhnya terpecahkan: kekeringan. Setiap tahun, sejumlah desa di Kabupaten Trenggalek mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau panjang tiba. Sumur-sumur warga mengering, sawah-sawah terancam gagal panen, dan perempuan serta anak-anak harus berjalan kaki berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu jeriken air. Melihat kondisi ini, Polres Trenggalek Polda Jatim memutuskan untuk tidak tinggal diam. Pada peringatan Hari Bumi sedunia, mereka menggelar aksi tanam serentak di 14 kecamatan dengan total 200 pohon beringin, yang difokuskan di lahan-lahan kritis dan daerah rawan kekeringan.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki memilih puncak Bukit Margo Esis yang berada di Kelurahan Surodakan sebagai lokasi simbolis penanaman. Di tempat yang cukup terjal dan tandus itu, ia bersama jajarannya menanam 6 batang beringin secara langsung. Bukan tanpa alasan ia memilih lokasi yang cukup ekstrem tersebut. Menurutnya, justru di tempat-tempat yang paling kritis dan paling sulit itulah pohon beringin paling dibutuhkan. Akar beringin yang kuat dan dalam mampu menembus lapisan tanah yang keras dan batu-batuan, mencari sumber air di kedalaman bumi. Ketika pohon itu tumbuh besar, ia akan menjadi pabrik air alami yang tidak pernah berhenti berproduksi. Air yang diserap saat hujan akan disimpan di dalam tanah kemudian dikeluarkan perlahan melalui mata air yang muncul di sekitar perakaran.

AKBP Ridwan Maliki mengakui bahwa idenya untuk menanam beringin di lahan kritis tidak muncul begitu saja dari ruang kerjanya yang nyaman. Ia mengaku terinspirasi oleh perjuangan seorang kakek tangguh bernama Mbah Sadiman yang tinggal di lereng Gunung Lawu. Selama puluhan tahun, Mbah Sadiman seorang diri menanam pohon beringin tanpa lelah meskipun sering diejek dan dianggap gila oleh orang-orang di sekitarnya. Namun waktu telah menjadi saksi paling adil. Kini kawasan yang dulu gersang di lereng Lawu telah berubah menjadi hutan yang rimbun dan sumber mata air yang tidak pernah kering. Masyarakat sekitar yang dulu harus antre berjam-jam untuk mendapatkan air, kini bisa menikmati air bersih yang mengalir dengan deras dari mata air yang muncul di bawah rindangnya pohon beringin. "Jika Mbah Sadiman bisa seorang diri, kenapa kita yang jumlahnya ratusan personel tidak bisa?" ujar Kapolres dengan semangat membara.

Dampak dari penanaman 200 pohon beringin ini tentu tidak akan terasa dalam waktu dekat. Pohon beringin termasuk jenis pohon yang pertumbuhannya relatif lambat dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai ukuran maksimal. Namun Kapolres Trenggalek dan seluruh jajarannya tidak sedang bermain-main dengan proyek instan yang hasilnya bisa dilihat dalam hitungan bulan. Mereka sedang memikirkan generasi yang akan datang, cucu-cicit dari penduduk Trenggalek saat ini. "Kami menanam hari ini untuk anak cucu kami 30 tahun mendatang," tegas AKBP Ridwan. Dengan total 200 pohon beringin yang tersebar di 14 kecamatan, harapannya setiap wilayah akan memiliki setidaknya satu kantong mata air baru di masa depan. Untuk saat ini, tugas warga Trenggalek adalah merawat pohon-pohon kecil itu agar tidak mati sebelum sempat tumbuh besar. Dan tugas polisi adalah terus mengingatkan bahwa menyelamatkan bumi tidak perlu menunggu perintah dari atas, cukup mulai dari apa yang ada di depan mata.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menyelamatkan Trenggalek dari Kekeringan, Polres Tanam 200 Beringin di Lahan Kritis 14 Kecamatan

Trenggalek sering disebut sebagai kota para santri dan juga kota alam yang indah dengan gugusan pantai selatan yang memukau. Namun di balik ...

Post Bottom Ad