Sepasang pelaku curanmor di Probolinggo mungkin mengira aksinya berjalan mulus, namun nahas bagi mereka ketika patroli kring serse Polres Probolinggo melintas di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, pada Rabu pagi (22/4/2026), dan melihat gerak-gerik yang tidak wajar: satu orang mengendarai Honda Vario silver, satu lainnya mendorong Honda Vario bernopol N 3784 RM ke arah selatan. Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa saat petugas melakukan pendekatan, kedua pelaku panik total dan memilih kabur dengan cara kacau, satu melempar motor yang didorongnya lalu lari ke kebun tebu, sementara satunya lagi menghilang ke arah utara menuju permukiman warga. Meskipun pengejaran sempat alot, petugas akhirnya menemukan kedua unit motor yang ditinggalkan pelaku di sekitar jalur rel kereta api, lalu mengamankannya ke Mapolres Probolinggo.
Salah satu pemilik motor yang berhasil ditemukan adalah Abdul Aziz (26), warga Kota Probolinggo yang motornya dirampas begal di Jalan Cokroaminoto pada Sabtu (11/4/2026) lalu. Ia mengaku sudah pasrah setelah melapor karena mengira motornya sulit ditemukan, namun sepuluh hari berselang kabar gembira datang dari Polres yang menghubunginya untuk mengambil motor kesayangan tersebut. "Awalnya saya pasrah meskipun sudah melapor ke Polisi, karena saya mengira motor yang hilang itu pasti sulit ditemukan. Tapi Alhamdulillah, motor saya kembali. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Probolinggo," ujarnya dengan senyum sumringah saat menerima kunci motornya di mapolres pada Jumat (24/4/26). Ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa barang berharganya bisa kembali utuh.
Tak hanya motor milik Abdul Aziz, Polres Probolinggo juga menemukan bahwa Honda Vario silver yang dibawa pelaku merupakan hasil pencurian dari seorang karyawan ritel di wilayah Kecamatan Gending pada hari yang sama. Kapolres menegaskan bahwa kedua kendaraan telah melalui proses pemeriksaan kepemilikan secara saksama sebelum akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing. Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya Polres Probolinggo meningkatkan patroli di berbagai titik rawan kejahatan, yang selama ini menjadi strategi utama menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum setempat. AKBP Latif menyampaikan apresiasi kepada personel yang sigap di lapangan, karena tanpa kejelian mereka, kedua motor ini mungkin sudah berakhir di tangan penadah.
Polres Probolinggo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah dalam menjaga keamanan kendaraan, misalnya dengan menggunakan kunci ganda atau parkir di tempat yang aman. Kapolres juga berjanji akan terus memburu kedua pelaku yang masih buron, serta memperkuat patroli di jalur-jalur yang rawan aksi begal. Bagi Abdul Aziz, senyum riang yang ia tunjukkan menjadi simbol bahwa laporan masyarakat tidak pernah sia-sia di tangan polisi yang bekerja dengan sungguh-sungguh. (Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar