Sinergi Lintas Sektor: Polda Jatim Kawal Ibadah dan Liburan Masyarakat dalam Operasi Ketupat 2026 - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Senin, 16 Maret 2026

Sinergi Lintas Sektor: Polda Jatim Kawal Ibadah dan Liburan Masyarakat dalam Operasi Ketupat 2026


SURABAYA - Semangat kebersamaan mewarnai peluncuran Operasi Ketupat Semeru 2026 di Jawa Timur. Polda Jatim tidak bergerak sendiri, melainkan bersinergi dengan berbagai lintas sektor untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim, menegaskan bahwa fokus operasi ini bukan sekadar kelancaran lalu lintas, melainkan juga menjaga kekhusyukan ibadah umat selama Ramadhan, pelaksanaan Shalat Idul Fitri, dan perayaan Nyepi bagi umat Hindu. "Mudik penting, namun khidmat ibadah dan stabilitas Kamtibmas adalah fondasi," tegasnya.

Sinergi ini diwujudkan dalam skema pengamanan yang masif dan terintegrasi. Sebanyak 18.365 lokasi shalat Idul Fitri, baik di masjid maupun lapangan, akan diamankan secara ketat. Tak hanya itu, 488 objek wisata, 274 pusat perbelanjaan, 68 terminal, dan puluhan pelabuhan juga menjadi prioritas. Bahkan, 53 stasiun kereta api dan 6 bandara di seluruh Jatim turut dalam radar pengamanan. Kombes Abast yang juga menjabat Kasatgas Humas menjelaskan bahwa semua titik ini dipetakan berdasarkan potensi kerawanan, termasuk kepadatan di SPBU yang kerap memicu antrean panjang.

Menurut Kombes Abast, pendekatan ini mencerminkan pemahaman bahwa mudik adalah fenomena multidimensi. Ketika jutaan orang bergerak, beribadah, dan berlibur secara bersamaan, potensi gangguan keamanan bisa muncul di mana saja. Karena itu, Polda Jatim bersama jajaran dan mitra lintas sektor berkomitmen hadir di setiap titik krusial. "Fokus utama menjaga proses ibadah umat agar tetap khusuk," ujarnya. Kehadiran petugas diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi masyarakat yang sedang menjalankan ritual keagamaan.

Di tengah kesibukan pengamanan, pesan humanis tetap disampaikan. Kombes Abast mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri, terutama bagi yang mudik. Pastikan rumah dalam keadaan aman dan laporkan kepada pengurus RT/RW atau petugas keamanan setempat. "Mari kita bersama-sama wujudkan, Mudik Aman Keluarga Bahagia," pungkasnya. Imbauan ini menjadi pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya domain aparat.

Operasi Ketupat Semeru 2026 menjadi model ideal bagaimana sebuah institusi keamanan bisa bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan suasana kondusif. Dengan sinergi yang kuat antara Polda Jatim, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan momen suci dan liburan panjang ini dapat berjalan dengan lancar. Semua pihak diajak untuk bersama-sama menjaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan penuh berkah, di mana setiap orang dapat beribadah dengan khusyuk dan berlibur dengan bahagia. (Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Hanya Jaga Gereja: Polres Malang Atur Lalu Lintas dan Patroli Mobile Selama Paskah

Perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Malang diwarnai dengan lonjakan jemaat di berbagai gereja sejak Rabu hingga Minggu. Menghadapi situasi ini...

Post Bottom Ad