Ratusan personel TNI dan Polri terlihat membaur dalam satu kesempatan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Acara buka puasa bersama ini menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga forum konsolidasi yang strategis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya, secara gamblang memaparkan peran ganda yang kini diemban oleh institusi keamanan. Di samping tugas konvensional, mereka juga dituntut untuk menjadi motor penggerak suksesnya program-program presiden.
Ia menjelaskan bahwa di tengah dinamika global yang kompleks, Presiden terus berupaya menjaga perdamaian dan stabilitas ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai program telah diluncurkan, mulai dari ketahanan pangan dan energi hingga pembangunan sumber daya manusia. Program-program ini, menurutnya, tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa, termasuk TNI-Polri yang memiliki jangkauan hingga ke pelosok negeri.
Sigit kemudian memberikan gambaran konkret tentang peran tersebut. Personel di lapangan diinstruksikan untuk menjadi ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan, seperti turun ke sawah membantu petani. Ia juga menyinggung pentingnya program hilirisasi dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semua ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk menumbuhkan ekonomi nasional dan membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih mandiri dan berdaulat. (Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar