Manggarai Timur- Operasi kemanusiaan tidak pernah berjalan sendiri. Di Posko Bencana Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026), personel SAR Korbrimob Polri yang melaksanakan BKO di Polda NTT di bawah komando Kombes Pol. Hasripuddin menjalankan operasi terintegrasi yang mencakup evakuasi, pelayanan makanan, dan koordinasi dengan berbagai pihak. Kehadiran wisatawan asal Jerman, Leony, yang turut membantu menyediakan makanan bagi personel dan masyarakat, menjadi simbol bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab kolektif yang melampaui batas-batas administrasi dan kebangsaan.
Empat personel SAR Korbrimob Polri yang ditempatkan di posko tersebut melaksanakan evakuasi warga terdampak menuju posko kesehatan, memastikan bahwa korban luka mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat. Sementara itu, Leony dan tim dapur lapangan bekerja tanpa lelah untuk menyediakan makanan bergizi bagi para pengungsi dan petugas yang bertahan di lokasi. Sinergi antara petugas dan relawan ini menciptakan efisiensi operasional yang signifikan, karena setiap elemen fokus pada keahliannya masing-masing.
Kombes Pol. Hasripuddin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh relawan internasional dan masyarakat setempat. "Kami sangat terbantu dengan adanya sinergi seperti ini. Ini menunjukkan bahwa kemanusiaan adalah nilai yang universal," ujarnya. Korbrimob Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, dan membantu meringankan beban warga terdampak, terutama selama proses penanganan dan pemulihan pascagempa.
Kegiatan pelayanan makanan, evakuasi, dan berbagai dukungan kemanusiaan lainnya menjadi bukti bahwa Polri hadir dengan segenap kapasitasnya. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Manggarai Timur akan segera bangkit dari duka, dan masyarakatnya akan kembali menjalani kehidupan dengan lebih kuat dan berdaya.(Avs)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar