Panen Kedua Bawang Merah: Bhabinkamtibmas Anto Temukan Rezeki di Balik Rumput Liar - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Sabtu, 15 Agustus 2026

Panen Kedua Bawang Merah: Bhabinkamtibmas Anto Temukan Rezeki di Balik Rumput Liar


Banaran Wetan- Minggu (16/8/2026) menjadi hari yang penuh kejutan bagi petani di Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, ketika mereka menemukan bahwa rumput liar yang mereka cabuti ternyata menyimpan rezeki melimpah. Bhabinkamtibmas Aipda Anto yang sedang patroli sambang melihat langsung momen mengejutkan ini: lahan bekas panen bawang merah yang hendak dibersihkan untuk ditanami jagung ternyata masih menyimpan banyak umbi bawang yang siap dipanen. Rumput liar yang tumbuh subur di lahan tersebut bukanlah gulma biasa, melainkan sisa tanaman bawang yang kembali bertunas dan menghasilkan panen kedua yang tidak terduga. Dengan penuh semangat, Aipda Anto turut membantu petani memanen bawang merah yang menjadi berkah tambahan di tengah musim kemarau.


Petani yang bersangkutan awalnya berencana mengganti komoditas dari bawang merah ke jagung karena menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang semakin kering. Namun, saat melakukan pembersihan lahan, mereka dibuat terkejut oleh pemandangan yang tidak biasa: umbi bawang merah yang tumbuh subur di antara rumput liar yang mereka kira sudah mati. "Ini ternyata bukan rumput biasa, tetapi sisa tanaman bawang merah yang masih bisa dipanen setelah sebelumnya sudah dilakukan panen. Ini menjadi rezeki tambahan bagi petani sekaligus menunjukkan bahwa tanah di sini cukup subur," ungkap Aipda Anto dengan nada takjub. Kejadian ini menjadi bukti bahwa alam sering kali memberikan kejutan di saat yang paling tidak terduga.


Tanpa ragu, Aipda Anto langsung turun ke lahan dan ikut memanen bersama para petani. Momen kebersamaan ini menjadi simbol kuat bahwa polisi dan masyarakat adalah mitra sejati dalam suka dan duka. Petani mengaku sangat bersyukur karena panen kedua ini memberikan tambahan penghasilan yang cukup berarti, apalagi di saat mereka bersiap untuk beralih ke komoditas lain. Sebagai ungkapan terima kasih, petani memberikan sebagian hasil panen kepada Aipda Anto, sebuah tradisi sederhana yang menunjukkan bahwa kebaikan selalu berbalas kebaikan. Aipda Anto menerima dengan senang hati, tetapi lebih dari itu, ia merasa bangga karena bisa terlibat langsung dalam aktivitas produktif warga binaannya.


Aipda Anto menyampaikan pesan agar para petani terus optimis dan tidak pernah menganggap remeh potensi lahan mereka. "Selama lahan masih produktif, jangan dibiarkan begitu saja, manfaatkan dengan tanaman yang sesuai kondisi tanah dan cuaca, sehingga dapat membantu mendukung program ketahanan pangan pemerintah," pesannya dengan penuh keyakinan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah petani bukan hanya untuk mengawasi, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan dukungan moral. Dengan semangat kebersamaan, Desa Banaran Wetan diharapkan dapat terus berkembang, memanfaatkan setiap peluang yang ada, dan menjadi contoh nyata bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari hal-hal sederhana namun bermakna. (Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaga Karhutla Gunung Buthak, Polres Batu Tutup Akses Panderman dan Kerahkan 65 Personel

Batu– Minggu, 6 September 2026, Polres Batu bersama tim gabungan kembali dikerahkan ke Gunung Buthak setelah titik api baru muncul di Petak ...

Post Bottom Ad