Nganjuk- Senin pagi yang terik tak menyurutkan langkah Brigadir Putra untuk meninggalkan balai desa dan memilih berbaur dengan para petani yang sedang asyik merawat tanamannya di persawahan Desa Sanggrahan. Bukan dengan nada instruktif, ia justru memulai percakapan layaknya tetangga yang lama tak jumpa, menanyakan perkembangan jagung, kacang tanah, dan padi dengan penuh rasa ingin tahu.
Perlahan, suasana formal memudar tergantikan oleh canda dan tawa saat petani mulai terbuka menceritakan rutinitas harian mereka, dari urusan hama hingga fluktuasi harga gabah yang kerap bikin pusing. Brigadir Putra mendengar dengan saksama, sesekali mengangguk dan mencatat di buku kecilnya, tanpa sekali pun memotong atau menggurui.
Baginya, sawah adalah ruang belajar paling jujur tentang bagaimana ketahanan pangan benar-benar dirawat oleh tangan-tangan kasar para penggarap lahan. Arahan Kapolres Nganjuk untuk menjadikan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pemberdayaan pertanian ia terjemahkan dengan aksi sederhana: datang, dengar, dan catat.
Seorang petani jagung mengaku kaget sekaligus senang karena selama ini jarang ada aparat yang bersedia duduk di pematang dan mendengar keluhannya tanpa terburu-buru pergi. Petani kacang tanah menimpali bahwa kehadiran Brigadir Putra memberi rasa aman yang berbeda, bukan hanya dari kejahatan, tapi juga dari ketakutan akan ketidakpastian musim tanam.
Sementara itu, kelompok petani padi memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan persoalan saluran irigasi yang mulai tertimbun lumpur, yang jika dibiarkan bisa mengancam panen berikutnya. Brigadir Putra berjanji akan meneruskan semua masukan kepada dinas terkait dan bahkan berencana mengajak petani dalam pertemuan lintas sektor bulan depan.
Matahari semakin tinggi, namun semangat kebersamaan justru menguat ketika Brigadir Putra berpamitan dengan ucapan bahwa ia akan kembali ke sawah yang sama pekan depan. Para petani melepasnya dengan senyum, merasa tidak hanya mendapat pendengar yang baik, tetapi juga sekutu baru dalam perjuangan mereka di sektor pertanian. (Avs)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar