Nganjuk- Di tengah malam yang sunyi, dua remaja putri berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Ahmad Yani tanpa menghiraukan lampu lalu lintas yang sudah berwarna merah. Petugas Satlantas Polres Nganjuk yang sedang bertugas segera menghentikan mereka, bukan dengan nada keras, tetapi dengan sapaan ramah yang membuat suasana menjadi tidak tegang. Teguran disampaikan dengan penuh pengertian, disertai penjelasan tentang pentingnya mematuhi setiap rambu di jalan raya.
Yang membuat momen ini istimewa adalah apresiasi yang juga diberikan petugas kepada kedua remaja tersebut. Meskipun melanggar, mereka telah menunjukkan kepatuhan pada aspek lain seperti penggunaan helm SNI, kelengkapan dokumen, dan SIM yang aktif. Petugas menyampaikan pujian dengan tulus, sehingga kedua remaja merasa dihargai meskipun sedang dalam posisi salah. Mereka pun mengaku jera dan berjanji untuk lebih disiplin ke depannya.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menyebut bahwa pendekatan ini adalah bentuk inovasi Satlantas dalam menciptakan kesadaran berlalu lintas. Menurutnya, pengendara yang merasa dihargai akan lebih terbuka menerima kritik dan teguran. Dari peristiwa ini, ia berharap budaya saling mengingatkan dengan cara yang baik semakin tumbuh di masyarakat, sehingga keselamatan di jalan menjadi prioritas utama bagi semua pihak. (Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar