Nganjuk- Kamis (23/7/2026), warga Desa Kampungbaru menyaksikan Brigpol Siti Muflihcatin berjalan di antara deretan tanaman singkong di pekarangan mereka. Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng ini tidak sedang melakukan inspeksi mendadak, melainkan memastikan bahwa program Pekarangan Pangan Bergizi yang dicanangkan berjalan sesuai harapan. Singkong dipilih karena dianggap paling adaptif dengan kondisi tanah dan iklim setempat.
AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada pangan impor. "Singkong adalah warisan budaya pangan kita. Mengembalikannya sebagai bagian dari menu harian adalah langkah cerdas untuk menjaga ketahanan pangan. Kami di Polri siap menjadi katalisator gerakan ini," ujarnya dengan penuh semangat.
Selama kunjungan, Brigpol Siti mengajak warga berdiskusi tentang cara mengolah singkong agar tahan lama dan tidak mudah busuk. Ia membagikan teknik sederhana seperti pengeringan dan pengemasan yang bisa dilakukan di rumah. "Dengan begitu, kalian tidak perlu khawatir jika panen berlimpah. Semua bisa disimpan dan dijual," jelasnya. Warga tampak antusias karena mendapatkan ilmu praktis langsung dari pendamping mereka.
Kompol H. Ahmad Junaedi menambahkan bahwa Polsek Warujayeng akan mengadakan pertemuan rutin dengan kelompok tani untuk berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan. "Kami ingin membangun ekosistem pangan yang kuat, dimulai dari pekarangan. Jika setiap rumah memiliki singkong, maka desa ini akan menjadi contoh nyata ketahanan pangan berbasis komunitas," pungkasnya.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar