Aiptu Didik: Menjembatani Antara Rasa Takut dan Kemampuan Berkendara - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Rabu, 22 Juli 2026

Aiptu Didik: Menjembatani Antara Rasa Takut dan Kemampuan Berkendara


Nganjuk- Rasa takut seringkali menjadi musuh terbesar bagi para pemohon SIM saat menghadapi ujian teori dan praktik di Satpas Polres Nganjuk. Tidak jarang, peserta yang sebenarnya memiliki kemampuan berkendara yang baik justru gagal karena gugup dan melakukan kesalahan-kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari. Program Polantas Menyapa yang dijalankan oleh Aiptu Didik hadir sebagai jembatan antara rasa takut dan kemampuan yang sesungguhnya, dengan memberikan pendampingan yang menenangkan sekaligus edukatif bagi setiap pemohon.


Dalam sesi pendampingannya, Aiptu Didik tidak hanya berbicara tentang teknis ujian, tetapi juga memberikan motivasi dan tips mengatasi kecemasan saat menghadapi penguji. Ia berbagi pengalaman tentang bagaimana banyak peserta yang berhasil lulus bukan karena mereka yang paling pintar, tetapi karena mereka mampu mengendalikan rasa gugup dan fokus pada apa yang harus dilakukan. Para peserta diajak untuk bernapas dalam-dalam, memvisualisasikan jalur ujian, dan meyakini bahwa mereka sudah siap setelah mendapatkan bekal yang cukup dari pendampingan ini.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa pelayanan publik di bidang SIM tidak boleh berhenti pada proses administrasi, tetapi harus menyentuh aspek psikologis dan edukasi masyarakat. Ia menekankan bahwa pengendara yang percaya diri dan tenang akan lebih mampu mengambil keputusan yang tepat di jalan raya, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Dengan pendampingan seperti ini, ia berharap setiap pemohon SIM pulang dengan perasaan bahwa mereka tidak hanya mendapatkan surat izin, tetapi juga kepercayaan diri yang sesungguhnya.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menambahkan bahwa program ini adalah bukti bahwa Polri terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan tidak pernah berhenti berinovasi. Ia berencana untuk menambahkan sesi simulasi ujian yang lebih mendekati kondisi nyata, sehingga para pemohon benar-benar merasakan atmosfer ujian sebelum hari-H tiba. Dengan persiapan yang matang, ia yakin tingkat kelulusan akan meningkat dan yang lebih penting, kualitas pengendara di jalan raya akan semakin baik dari waktu ke waktu.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Polres Magetan Ikuti Trail Run Ring of Lawu 2026, Dukung Pariwisata dan Keamanan

Magetan- Ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara memadati Wonderpark Tawangmangu pada akhir pekan untuk mengikuti Siksorogo Trail...

Post Bottom Ad