Rahasia di Balik Senyum Petugas Polres Nganjuk Saat Layani SIM - RADAR KOTA ANGIN

RADAR KOTA ANGIN

BERITA HARIAN SEPUTAR NGANJUK

test banner

Breaking

Home Top Ad

asolole

Senin, 20 April 2026

Rahasia di Balik Senyum Petugas Polres Nganjuk Saat Layani SIM


Apa yang membuat seorang pemohon SIM tersenyum puas? Bukan hanya kecepatan pelayanan, tetapi juga perasaan bahwa ia dihargai sebagai manusia, bukan sekadar nomor antrean. Di Polres Nganjuk pada Selasa (21/4/2026), rahasia itu dijawab oleh program "Polantas Menyapa" spesial Hari Kartini. Para petugas Satlantas tampil dengan busana adat yang indah, sementara di sudut ruangan, anak-anak bermain dengan gembira di wahana yang disediakan. Namun, di balik semua itu, ada strategi pelayanan yang matang: menghilangkan stres masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang aman secara psikologis, terutama bagi perempuan dan anak.

Dari perspektif seorang psikolog yang kebetulan datang mengurus SIM, ia melihat bahwa pendekatan Polres Nganjuk sangat ilmiah. Stres saat mengurus administrasi sering kali berasal dari perasaan tidak berdaya dan ketakutan akan prosedur yang rumit. Dengan menyambut pemohon dengan senyuman dari petugas berbaju adat (yang terlihat lebih tidak mengancam), tingkat stres langsung turun. Kemudian, dengan menyediakan area bermain untuk anak, orang tua bisa fokus tanpa dibagi perhatiannya. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, yang berlatar belakang pendidikan manajemen, mengaku bahwa inovasi ini memang dirancang berdasarkan prinsip human-centered design. "Kami tidak asal coba-coba. Kami mendengarkan keluhan masyarakat lalu mencari solusi yang paling sederhana namun berdampak," jelasnya.

Kasat Lantas AKP Ivan Danara Oktavian menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan semua personel. Awalnya, ada kekhawatiran bahwa petugas akan canggung dengan busana adat atau repot dengan wahana anak-anak. Namun setelah dijalankan, antusiasme petugas justru luar biasa. Mereka merasa lebih dekat dengan masyarakat dan mendapatkan apresiasi langsung berupa ucapan terima kasih yang tulus. Hal ini menciptakan lingkaran positif: petugas bahagia melayani, masyarakat puas dilayani, dan pada akhirnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas meningkat karena masyarakat tidak lagi memandang polisi sebagai musuh. Sebuah survei cepat di hari itu menunjukkan bahwa 9 dari 10 pemohon mengatakan mereka akan kembali ke Polres Nganjuk untuk urusan administrasi berikutnya.

Saat matahari terbenam, Polres Nganjuk tidak hanya menutup hari pelayanan biasa, tetapi menutup babak baru dalam sejarah pelayanan publik mereka. Mereka membuktikan bahwa dengan sedikit keberanian untuk berubah dan banyak empati kepada masyarakat, pelayanan yang dingin dan menegangkan bisa berubah menjadi hangat dan menyenangkan. Semangat Kartini tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi desain layanan yang nyata. Dan rahasia di balik senyum petugas itu sederhana: mereka tidak lagi melayani dokumen, tetapi melayani manusia. Dan ketika Anda melayani manusia dengan sepenuh hati, senyum akan muncul dengan sendirinya.(Avs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

7.000 Personel Brimob Siap Digembleng dalam Rakernis 2026, Kapolri Beri Pesan Khusus

Sebanyak 7.000 personel Korps Brimob Polri mengikuti apel pengarahan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabow...

Post Bottom Ad