Operasi penegakan hukum di sektor energi yang digelar Polri selama 13 hari berhasil menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Lebih dari 400 ribu liter solar subsidi, puluhan ribu liter pertalite, serta ribuan tabung gas berbagai ukuran diamankan dari tangan para tersangka yang berjumlah 330 orang.(Avs)
Kerugian keuangan negara dari periode 7 hingga 20 April 2026 saja diperkirakan menembus angka Rp243 miliar. Nilai ini belum termasuk kerusakan ekonomi akibat terganggunya distribusi energi ke masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi target utama program subsidi pemerintah.(Avs)
Brigjen Polisi yang menangani tindak pidana tertentu menjelaskan bahwa pelaku kerap menggunakan kendaraan modifikasi berkapasitas besar serta pelat nomor palsu untuk mengelabui sistem barcode di SPBU. Untuk elpiji, modus favorit mereka adalah memindahkan isi tabung 3 kg ke tabung nonsubsidi 12 kg atau 50 kg sebelum dijual dengan harga industri.(Avs)
Sinergi lintas lembaga melibatkan kejaksaan, TNI, Pertamina, hingga satuan kerja migas terus diperkuat. Masyarakat pun didorong menjadi mata dan telinga di lapangan dengan melaporkan setiap indikasi penimbunan atau penjualan di atas harga resmi yang merugikan negara dan rakyat banyak.(Avs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar